Modul Sekolah
BAB 2 - MENGULANG PELAJARAN

Pelajaran 2: Mengulang Pelajaran

MI Dhiya'us Sunnah Cirebon
Estimasi baca: 15 menit

1. Mendengarkan Nasihat

Tak Lupa Mengulang Pelajaran

Ada waktu untuk belajar dan ada pula waktu untuk bermain. Kamu harus bisa memanfaatkan waktumu dengan baik. Kamu tidak boleh bermain di waktu belajarmu. Itulah yang dinamakan hikmah, yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Kamu berangkat sekolah di pagi hari. Apa yang kamu lakukan di sekolah? Tentunya, kamu ke sekolah untuk belajar bukan untuk bermain. Seorang santri tidak boleh berbincang saat pelajaran telah dimulai. Adab yang baik ketika belajar akan mengakibatkan ilmu mudah masuk ke dalam hatimu.

Ilmu didapat dengan kesungguhan dalam mencarinya. Setelah kita mendapatkan ilmu, apa yang harus kita lakukan? Ya, kita harus menjaganya dengan baik. Menjaga ilmu dengan mengamalkannya. Menjaga ilmu dengan selalu mengulangi ilmu tersebut. Ilmu dijaga dengan dibaca dan dihapal kembali. Kamu harus selalu mengulanginya agar ilmu kokoh di hatimu.

Mengulangi pelajaran bisa kamu lakukan bersama abi dan ummi di rumah. Abi dan ummi akan sangat senang membantumu. Tidak baik hanya belajar ketika ada ujian atau ulangan saja. Mengulang pelajaran harus setiap hari karena kamu tidak hanya mempelajari satu pelajaran saja. Kamu memiliki banyak pelajaran yang harus selalu diulangi. Mengulangi sedikit demi sedikit akan mempermudah dirimu ketika menghadapi ujian. Jika kamu tidak pernah mengulangi pelajaranmu maka kamu akan sulit saat ujian tiba. Sungguh berat bagimu karena kamu menumpuk semua yang harus dihapal dalam satu hari.

Sudah menjadi tugas seorang santri untuk selalu belajar dan mengulangi pelajarannya. Seorang santri yang baik tidak akan menyia-nyiakan waktu. Ia harus memanfaatkannya untuk kebaikan dirinya. Oleh karena itu, belajarlah dan terus belajar, ulangi pelajaranmu dan terus ulangi. Jangan lupa, kamu harus selalu berdoa kepada Allah agar Ia memudahkan jalanmu untuk mencari dan menjaga ilmu.

Panduan bagi pengajar:

  1. Memerintahkan kepada santri untuk menutup buku ketika cerita dibaca.
  2. Mengaitkan cerita di atas dengan keadaan sehari-hari.
  3. Menanyakan kepada santri kesimpulan sederhana dari kisah di atas.
  4. Menanyakan kepada santri beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan kisah di atas tanpa melihat buku.

Latihan 2-1

Majulah kamu ke depan kelas dan jawablah pertanyaan gurumu mengenai nasihat di atas!

Latihan 2-2

Sebutkan 7 perbuatan yang harus kamu lakukan yang terdapat dalam nasihat di atas! 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Sebutkan 3 perbuatan yang tidak boleh kamu lakukan yang terdapat dalam nasihat di atas! 1. 2. 3.

2. Meminta Izin

Meminta izin adalah sebuah adab yang terpuji. Jika kamu tidak masuk sekolah maka orang tuamu harus minta izin ke wali kelasmu. Jika orang tuamu lupa maka kamu ingatkan mereka dengan cara yang baik.

Meminta izin biasa dilakukan ketika ingin keluar dari sebuah pertemuan atau majelis atau ketika ingin memasukinya. Misalnya, meminta izin ketika akan keluar kelas. Santri yang baik akan menyampaikan permintaan izinnya dengan cara yang santun. Tidak boleh keluar kelas sebelum kamu mendapatkan izin.

Bagaimana cara meminta izin dengan cara yang baik? Coba perhatikan contoh berikut:

“Maaf Ustaz, saya minta izin ingin ke kamar kecil.”

Perhatikan kembali contoh di bawah ini:

“Maaf Aisyah, bolehkah aku meminjam pensilmu?”

Latihan 2-3

Buatlah permintaan izin seperti contoh di atas untuk perbuatan berikut:

  1. Memasuki kamar orang tua
  2. Berbicara dengan kepala sekolah
  3. Tidak bisa melanjutkan pelajaran karena sakit
  4. Meminjam sepeda teman
  5. Pergi ke luar rumah untuk bermain

Latihan 2-4

Jawablah pertanyaan berikut ini dengan kalimat sempurna!

  1. Jika kamu sakit, kepada siapa kamu meminta izin?
  2. Jika kamu ingin ke luar rumah, kepada siapa kamu meminta izin?
  3. Jika kamu ingin memasuki rumah orang lain, kepada siapa kamu meminta izin?

3. Membaca Kisah Nabi Ismail

Nabi Ismail

Ismail adalah putra sulung Nabi Ibrahim. Ibu Ismail bernama Hajar. Ismail juga seorang nabi dan rasul seperti Nabi Ibrahim. Kisah Nabi Ismail diceritakan dalam Alquran. Kisah kelahiran beliau dan kisah pengorbanan beliau diceritakan dalam Alquran.

Ketika Ismail masih bayi, Nabi Ibrahim meninggalkan istrinya, Hajar dan Ismail di sebuah padang pasir. Nabi Ibrahim melakukannya karena perintah Allah. Padang pasir itu sekarang bernama Mekah. Ketika itu, Hajar hanya membawa sedikit air. Nabi Ibrahim yakin bahwa Allah memiliki tujuan yang baik. Nabi Ibrahim yakin bahwa Allah akan melindungi, memelihara dan mencukupkan mereka.

Allah memuji Nabi Ismail dalam Alquran. Allah menyifatinya dengan ketabahan, kesabaran, kejujuran dan menjaga solatnya.

Nabi Ibrahim bermimpi menyembelih anaknya, Nabi Ismail. Nabi Ibrahim berkata, “Aku bermimpi menyembelihmu. Apa pendapatmu?”

Nabi Ismail mengetahui bahwa mimpi seorang nabi adalah wahyu dari Allah. Nabi Ismail yakin bahwa Allah tidak akan menganiaya hamba-Nya yang bertakwa. Nabi Ismail menjawab, “Wahai abi, kerjakanlah perintah itu! Insya Allah, aku sabar menghadapinya.”

Akhirnya, Nabi Ibrahim mengerjakan perintah dalam mimpinya. Nabi Ibrahim membaringkan Nabi Ismail di atas sebuah batu. Ketika pisau akan mengenai Ismail, Allah menggantikannya dengan seekor domba yang besar. Akhirnya, hari itu menjadi hari raya kaum muslimin, hari raya Idul Adha.

Latihan 2-5

Bacalah dengan suara nyaring kisah di atas di depan kelasmu!

Panduan bagi pengajar :

  1. Memperbaiki kesalahan bacaan santri.
  2. Mengajarkan santri untuk membaca dengan intonasi yang tepat sesuai dengan tanda baca yang ada.

Latihan 2-6

Buatlah kalimat dari kata-kata berikut dengan tidak mengambil kalimat dari bacaan di atas :

  1. melindungi
  2. memelihara
  3. menganiaya
  4. meninggalkan
  5. mengetahui
  6. menyembelih
  7. membawa
  8. mengerjakan
  9. memiliki
  10. mengenai

4. Mengenal Antonim Kata

Kamu sudah mengenal sinonim sebuah kata bukan? Sinonim adalah persamaan kata. Antonim adalah lawan kata. Perhatikan kata-kata berikut :

  • makan >< minum
  • sehat >< sakit
  • putih >< hitam
  • benar >< salah

Latihan 2-7

Carilah antonim dari kata-kata berikut:

  1. Jauh ><
  2. Pulang ><
  3. Bersih ><
  4. Besar ><
  5. Hidup ><
  6. Lautan ><
  7. Kaya ><
  8. Merdu ><
  9. Jernih ><
  10. Tua ><
  11. Panas ><
  12. Tinggi ><
  13. Lebar ><
  14. Anak-anak ><
  15. Pria ><
  16. Ini ><
  17. Cepat ><
  18. Kuat ><
  19. Sedikit ><
  20. Kosong ><

Latihan 2-8

Buatlah kalimat dengan menggunakan kata-kata yang ada pada latihan 2-7! 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10.